Top Articles

[vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Mendapatkan bentuk tubuh ideal merupakan impian orang-orang yang tengah menjalankan diet. Akan tetapi, setelah sukses mencapai tujuan tersebut, tidak sedikit yang mengalami masalah, salah satunya mendapati berat badannya naik lagi. Padahal, selama menjalankan program penurunan berat badan, Anda mengikuti menu yang dianjurkan, termasuk menerapkan gaya hidup sehat.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Kendala ini tentu memiliki pemicu. Lantas, apa saja penyebab badan gendut setelah diet?[/vc_column_text][rs_space lg_device=”25″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-3″]1. Asupan kalori yang tidak konsisten[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Seseorang yang menjalankan diet penurunan berat badan umumnya mengurangi asupan kalori. Misalnya dari 1800 cal menjadi 1500 cal. Kemudian, setelah mendapatkan bobot tubuh yang diinginkan, asupan kalori kembali dinaikkan ke batas normal atau lebih. Kesalahan inilah yang memicu kenaikan berat badan Anda, terutama kalau tubuh sudah lama beradaptasi dengan jumlah kalori yang sedikit. Keadaan akan semakin parah bila Anda melakukan binge-eating atau makan terus-menerus selepas diet tanpa kontrol yang sesuai.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”25″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-3″]2. Dipengaruhi faktor hormonal[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Sejumlah hormon pada organ tubuh seperti pankreas, lambung, dan jaringan lemak mempunyai peran dalam pengontrolan berat badan. Turunnya kadar lemak selama Anda diet umumnya diikuti pengurangan leptin, hormon yang bertugas mengirimkan pesan kenyang ke otak, dan ghrelin, hormon perangsang lapar. Hal ini didukung penelitian yang dilakukan Profesor Joseph Proitteo dan timnya dari Universitas Melbourne pada 2011. Hasil studi yang mereka lakukan membuktikan penurunan bobot tubuh memicu pengurangan kadar hormon cerna yang diikuti peningkatan rasa lapar.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”25″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-3″]3. Kurang melakukan kegiatan fisik[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Walau Anda sudah menerapkan pola makan sehat, kurangnya latihan fisik akan menjadi penyebab badan gendut setelah diet. Malahan, berat badan Anda akan naik lagi. Padahal, latihan fisik seperti olahraga dan workout membantu tubuh Anda membakar kalori serta lemak untuk diubah menjadi energi. Sementara kalau dibiarkan, kalori dan lemak malah menumpuk di beberapa bagian tubuh. Artikel ilmiah dari American College of Sports Medicine merekomendasikan orang dewasa untuk aktif bergerak selama 150 sampai 250 menit per minggu atau setara dengan 36 menit per hari.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”25″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-3″]Bagaimana supaya berat badan tetap di batas normal?[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]

Sebenarnya, kenaikan berat badan selepas diet bukan hal yang perlu Anda takutkan. Tubuh Anda sedang beradaptasi dengan perubahan asupan makan dan kegiatan yang Anda lakukan. Selain itu, Anda juga bisa mempertahankan bobot tubuh agar tidak terus melonjak. Misalnya, tetap mengonsumsi sumber makanan sehat dan menjaga jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh. Luangkan waktu untuk latihan fisik, entah dengan jalan kaki atau workout di tempat fitness. Semuanya kembali lagi pada kebutuhan Anda.

Semoga informasi penyebab badan gendut setelah diet ini membuat Anda lebih hati-hati saat menurunkan berat badan maupun menjaga bentuk tubuh.
[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row]

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *