LOADING

Type to search

Ingin Olahraga Lebih Optimal? Inilah Waktu Yang Tepat Untuk Berolahraga

Ingin Olahraga Lebih Optimal? Inilah Waktu Yang Tepat Untuk Berolahraga

Share

Olahraga dilakukan bisa untuk banyak tujuan, tak hanya untuk mencapai gaya hidup yang sehat. Seperti, untuk mengurangi berat badan, mengurangi stres, dan sebagainya. Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari melakukan olahraga. Namun, hal penting seperti konsistensi dan waktu melakukan olahraga perlu untuk dipertimbangkan.

Selama ini  waktu yang identik untuk berolahraga adalah pagi hari. Tetapi, kesibukan masing-masing orang yang berbeda menjadikan beberapa orang melakukan olahraga di waktu lain juga, seperti pada sore dan malam hari. Kira-kira waktu yang baik untuk berolahraga itu kapan ya?

Pagi Hari

Pagi hari dianggap sebagai waktu yang tepat untuk olahraga. Udara pada pagi hari masih segar dan mungkin tidak akan didapatkan di waktu selain pagi hari. Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat, olahraga di pagi hari bisa meningkatkan semangat untuk beraktivitas sepanjang hari, dibandingkan dengan yang tidak melakukan olahraga. Bahkan, ada pula penelitian yang menunjukan, olahraga di pagi hari merupakan waktu yang terbaik untuk menurunkan berat badan. Olahraga di pagi hari akan membuat metabolisme tubuh meningkat sehingga kalori akan terus terbakar. Apalagi jika olahraga dilakukan sebelum waktu sarapan. Berolahraga dengan perut yang kosong bisa membakar 20% lemak tubuh lebih banyak.

Jika kamu memiliki metabolisme yang baik, kalori yang dibakar lebih banyak jika berolahraga di pagi hari. Namun, beberapa orang memang mengalami masalah untuk berolahraga di pagi hari karena merasa lemah dan lemas akibat perut yang kosong. Apabila kamu merasa seperti ini, kamu bisa mensiasatinya dengan makan makanan kecil seperti pisang atau yoghurt sebelum olahraga.

Sore Hari

Puncak kemampuan tubuh untuk melakukan sesuatu ternyata ada pada sore hari. Sekitar pukul 4 – 5 sore, tubuh manusia sedang berada pada titik tertinggi. Suhu tubuh meningkat, begitu pula dengan daya tahan tubuh dan enzim. Pada sore hari otot juga terasa lebih fleksibel. Otot yang fleksibel akan menghasilkan energi yang cukup untuk melakukan olahraga. Olahraga pun akan menjadi lebih mudah. Selain itu, pada sore hari, detak jantung lebih lambat dan tekanan darah berada pada titik paling rendah. Hal ini bisa mengurangi risiko cedera saat berolahraga. Jika berolahraga pada sore hari, biasanya akan merasa lebih bertenaga dan berenergi karena perut tidak dalam keadaan kosong yang sepenuhnya. Olahraga di sore hari pun bisa membuat kamu mendapatkan tidur malam hari yang lebih rileks.

Malam Hari

Olahraga pada malam hari bisa membantu meningkatkan pertumbuhan otot jadi lebih sempurna. Hal ini karena setelah berolahraga malam kamu tidak akan melakukan aktivitas lain selain tidur. Namun, disarankan agar tidak berolahraga terlalu malam, karena bisa mengganggu jam tidur dan memengaruhi kualitas tidur kamu. Setelah olahraga pun baiknya jangan langsung tidur. Beri jeda satu hingga satu setengah jam antara waktu olahraga dan waktu tidur kamu.

Pada dasarnya, tidak ada bukti penelitian yang mengatakan bahwa salah satu waktu dari ketiga waktu tersebut adalah waktu yang terbaik untuk melakukan olahraga. Berolahraga di pagi, sore, atau malam hari sama baiknya.Yang terpenting adalah konsistensi dalam melakukan olahraga. Jangan lupa untuk selalu malakukan pemanasan sebelum olahraga dan hindari berolahraga yang terlalu kerang hingga melampaui batas kemampuan dan kondisi tubuh.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *