LOADING

Type to search

Fitness Talks

Pilihan Olahraga Yang Baik Sesuai Usia

Share

Kenali Jenis Olahraga Semua Usia

Tubuh Anda bergerak setiap hari namun masih saja sakit, apa yang salah ya? Coba kita telaah lebih dalam lagi, beberapa faktor jenis olahraga bisa menjadi penyebab tubuh semakin sakit. Misalnya saja, Anda yang berusia 15 tahunan mencoba melakukan olahraga roll depan roll belakang tanpa instruktur. Badan akan terasa remuk dan sakit semua, niatan hati ingin sehat tetapi menjadi kapok dan tidak mau melakukan lagi. Ada sebuah saran baik untuk Anda tentang pilihan olahraga yang baik sesuai usia.

1.      Usia Belasan

Pada usia ini tidak ada pantangan jenis olahraga yang cocok karena tubuh anak usia belasan memang sedang membutuhkan rangsangan plus untuk pertumbuhan tulang dan otot. Tetapi, perlu diwaspadai pada tubuh anak yang “berbeda” artinya ada anak yang sudah memiliki riwayat penyakit tertentu (misalnya, lupus) tidak boleh terpapar cahaya matahari karena akan mudah pingsan. Anak dengan asma, jantung tidak diizinkan melakukan olahraga berat karena akan menambah parah sakitnya.

2.      Usia 20-an

Untuk usia 20-an atau memasuki remaja akhir, rasa malas sangat dominan bukan? Olahraga yang baik adalah jalan kaki, senam lantai, jogging setiap pagi, push-up, sit-up. Aktivitas usia ini memang sudah banyak, bisa seperti bekerja atau kuliah, hal itu saja sudah menyita tenaga bahkan pikiran. Olahraga dengan jenis ringan tetap diperlukan demi menjaga kesehatan jantung dan organ lainnya. Terlalu keras berfikir akan membuat stress maka imbangilah dengan olahtubuh yang kamu sukai.

3.      Usia 30-40 an

Pada usia ini, semua jenis kelamin baik pria atau wanita sudah masuk ke fase “turun mesin”, pada pria tidak akan terjadi kenaikan tinggi badan sama halnya dengan wanita. Fase ini adalah fase perkembangan tubuh menjadi lebih gemuk atau kurus (tetapi condong ke gemuk). Kondisi tubuh juga sudah mulai rentan dan lapisan sendi sudah berkurang. Olahraga yang cocok adalah bersepeda, jogging, renang santai, dan semua yang dirasa rileks. Tak lupa diimbangi dengan makanan penuh kalsium untuk menghindari sakit osteoporosis.

4.      Usia 50-an ke atas

Usia ini sudah mulai hilang kepekaan terhadap lingkungan artinya tubuh tidak maksimal dalam menerima rangsangan. Olahraga yang baik adalah jenis ringan seperti pada usia 30-an namun frekuensinya saja tidak disarankan terlalu lama. Cukupkan sehari 15-30 menit untuk jogging, jika tubuh sudah terasa lelah maka hentikan dan lakukan pendinginan. Di usia ini, yoga bisa menjadi olahraga terbaik karena menjaga kestabilan emosi yang berhubungan dengan jantung.

Sejumlah pilihan olahraga yang baik sesuai usia adalah sepeda santai, jogging, yoga, pilates, lari kecil, senam lantai tetapi dengan frekuensi yang tidak berlebihan. Semakin tua, lama ber-olahraga dikurangi tetapi frekuensi yang stabil.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *