Top Articles

[vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Banyaknya orang yang belum menyadari risiko melewatkan pemanasan atau warming up menandakan kurangnya pengetahuan seputar sesi tersebut. Padahal, pemanasan akan membuat otot-otot tubuhmu siap menghadapi latihan fisik dan mencegah nyeri hingga kaku selepas olahraga. Durasinya juga tidak lama, sekitar 5 sampai 15 menit sesuai aktivitas yang dipilih.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Lantas, bahaya apa saja yang mengintai kalau kamu melewatkan pemanasan?[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Meningkatkan risiko cedera otot[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Seperti yang sudah disinggung, kemungkinan mengalami cedera akan lebih besar kalau kamu lupa atau sengaja skip pemanasan. Mengapa? Beberapa otot tubuh yang kamu gunakan tanpa diregangkan terlebih dahulu akan ‘terkejut’ dan terpaksa menyesuaikan diri. Akibatnya, otot akan mudah mengalami kerusakan ringan hingga berat. Dalam jangka panjang, cedera akibat olahraga bakal mengantarkanmu pada sejumlah penyakit serius seperti telinga berdenging, impoten, sampai epilepsi.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”25″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Otot lebih rentan mengalami kram[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Selanjutnya, mengabaikan pemanasan sebelum berolahraga akan meningkatkan terjadinya kram pada otot. Kram umumnya terjadi akibat otot kaku dan belum mendapatkan warming up maksimal. Tak hanya kram, kamu juga berisiko mengalami masalah lain seperti otot tertarik, terlipat, hingga terjepit. Gangguan tersebut pastinya bakal menghalangi latihan fisik yang sedang kamu lakukan. Terlalu sering minum es, begadang terus menerus, dan kurang karbohidrat turut berkontribusi pada kram otot.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”25″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Mudah lelah dan kehabisan napas[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Risiko melewatkan pemanasan berikutnya adalah membuatmu mudah lelah dan cepat kehabisan napas. Jadi, anggapan bahwa pemanasan bikin tubuh gampang capek sebenarnya salah, karena sesi inilah yang akan meningkatkan kesiapanmu sebelum melakukan gerakan-gerakan yang lebih berat. Teknik pernapasan yang kamu dapatkan dari pemanasan juga yang akan membantu napasmu terjaga saat berolahraga. Membiarkan risiko ini terlalu lama akan memicu kekurangan kalium sampai darah rendah.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”25″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]

Memicu pusing dan sakit kepala

[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Gangguan kesehatan lain yang tak kalah merepotkan dari melewatkan pemanasan adalah pusing dan sakit kepala. Rupanya tubuh yang belum benar-benar panas akan mengurangi asupan oksigen ke otak. Akibatnya otak tak bisa bekerja secara optimal. Sensasi nyeri dan pengar di kepala ini jelas bakal menyulitkanmu berkonsentrasi selama berolahraga. Hasilnya, kamu tidak bisa mempraktikkan gerakan atau latihan yang sudah lama direncanakan.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”25″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Peradangan urat dan otot (tendinitis)[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Risiko terakhir yang mengintai tubuhmu kalau tidak melakukan pemanasan adalah tendinitis. Gangguan tersebut umumnya menimbulkan rasa sakit pada otot-otot tubuhmu. Seperti risiko lainnya, peradangan ini akan menghambat aktivitas yang sedang dilakukan. Di sisi lain, tendinitis juga rawan dialami oleh mereka yang terlalu sering mengaplikasikan obat analgesik. Jadi, kalau kamu ingin menggunakan jenis obat ini, pastikan dulu cara pemakaiannya, ya.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Setelah mengetahui risiko melewatkan pemanasan, apa kamu masih ingin berolahraga tanpa melakukan sesi ini?[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *