Top Articles

[vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-3″]

Pernah nggak sih kamu ngerasa kalau lemak ditubuh kok kayaknya cuma ngumpul di perut aja ya? Soalnya perut buncit banget! Kalau iya, hal itu bisa jadi karena kamu terlalu banyak makan makanan yang mengandung kalori tinggi, dan tidak diimbangi dengan nutrisi-nutrisi yang lain.

[/vc_column_text][rs_space lg_device=”5″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Nah, supaya kedepannya perut buncit bisa dihindari, berikut adalah 10 makanan yang harus dihindari supaya perut bisa rata dan nggak buncit. Apa aja sih makanannya?[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]1. Permen [/vc_column_text][rs_image_block image=”571″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Salah satu hal penting yang perlu kamu ingat kalau mau punya perut yang rata adalah menghindari makanan-makanan yang kalorinya tinggi. Nah, permen adalah salah satu makanan yang mengandung banyak banget kalori.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]2. Soda[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”570″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Jangan salah, soda ternyata banyak mengandung kalori juga lho. Satu kalengnya aja bisa mengandung ratusan kalori. Soda bisa mengandung banyak banget kalori karena menggunakan gula buatan dan sirup jagung dengan fruktosa yang tinggi. ¬†Makanya mulai dari sekarang coba hindari kedua makanan itu ya. Kalau kamu lagi makan di restaurant yang nyediain minuman soda, ganti soda dengan minuman lain ya, kayak air putih atau teh.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]3. Fast-Food[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”569″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Nah, fast-food benar-benar harus kamu hindari karena kalorinya yang tinggi banget. Satu set fast-food aja bisa mengandung lebih dari 2000 kalori! Belum lagi fast-food banyak mengandung lemak jahat dan nutrisi yang terkandung rendah banget.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]4. Alkohol[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”568″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Minum alkohol memang punya manfaat tersendiri, yaitu bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Namun, alkohol punya kandungan kalori yang tinggi, dan ngga ada manfaat nutrisi yang bisa kamu dapat dari minum alkohol. Nah, untuk kamu yang memang sering minum alkohol, kamu bisa mulai dengan mengurangi frekuensi minum alkohol.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]5. Susu[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”567″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Walaupun susu mengandung kalsium tinggi yang baik untuk tubuh, ternyata susu juga mengandung karbohidrat yang tinggi dan lemak jahat. Nah, kamu bisa mulai mengurangi minum susu atau mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak susu. Kebutuhan kalsium tubuh bisa kamu ubah dengan mengonsumsi sayuran hijau.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]6. Karbohidrat Olahan[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”566″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Makanan yang termasuk dalam karbohidrat olahan diantaranya adalah roti, kue, permen, dan mie. Kalau kamu mengonsumsi karbohidrat olahan, justru malah akan membuat kamu menumpuk banyak kalori di dalam tubuh. Bahkan berdasarkan penelitian kamu mungkin bisa terkena diabetes dan obesitas. Maka dari itu, mulai batasi pengsonsumsian karbohidrat olahan ya. Kalau misalnya kamu lagi diet dan biasa mengganti nasi dengan roti, coba cari alternatif pengganti lain, misalnya makanan yang kaya akan protein dan buah.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]7. Jus Buah[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”565″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Sama kayak soda, jus buah, juga mengandung gula yang tinggi banget, terutama yang dijual di toko-toko. Nah, tapi ini nggak berarti kamu harus berhenti mengonsumsi jus buah ya, karena jus buah tetap mengandung banyak nutrisi yang penting untuk tubuh. Tapi, coba untuk membuat jus buah sendiri, dengan takaran gula yang sedikit, atau mungkin nggak usah pakai gula sama sekali jika kamu mau.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]8. Snack
[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”574″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Nah, udah pada tahu lah ya kalau nggak mau nambah kalori di tubuh ya jangan sering-sering ngemil snack. Tapi sebenarnya ada beberapa snack yang nggak apa-apa kamu konsumsi, misalnya kayak keripik atau cemilan yang cenderung asin. Nah, untuk cemilan atau snack yang manis, kalau bisa dihindari ya, karena kalorinya pasti tinggi banget dan nilai nutrisinya juga sedikit.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]9. Daging Olahan
[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”564″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Mengonsumsi daging olahan seperti daging asap dan sosis, bisa membuat perut kamu jadi buncit karena banyak mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh sendiri adalah lemak yang berpotensi buruk bagi tubuh, dan biasa berasal dari hewan.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”15″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]10. Sirup Jagung Yang Tinggi Fruktosa
[/vc_column_text][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][rs_image_block image=”563″][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Ini emang bukan makanan, tapi kamu perlu lebih memerhatikan lagi makanan yang kamu makan agar nggak mengandung sirup jagung fruktosa ini. Fruktosa adalah gula yang kalorinya tinggu dan nggak mengandung nilai nutrisi apapun. Contoh makanan atau minuman yang banyak mengandung gula ini adalah buah kaleng, salad dressing, frozen junk foods, granola bars, dan sebagainya.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”30″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row]

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *