LOADING

Type to search

Metabolisme Lambat Bikin Tubuh Tambah Gemuk? Begini Alasannya!

Metabolisme Lambat Bikin Tubuh Tambah Gemuk? Begini Alasannya!

Share

Ketika Kamu mencari informasi mengenai pola diet yang sehat untuk menurunkan berat badan atau untuk alasan kesehatan lainnya, Kamu pasti sering menemukan informasi yang menekankan pentingnya metabolisme tubuh. Mengonsumsi makanan yang sehat dan melakukan olahraga yang rutin memiliki salah satu manfaat yang membuat metabolisme tubuh jadi lebih cepat. Memangnya apa hubungan kecepatan metabolisme dengan berat badan? Kalau metabolisme lambat apakah kemudian bisa bikin tubuh tambah gemuk? Ini dia alasan mengapa metabolisme penting untuk proses dietmu.

Apa sih metabolisme itu?

Metabolisme adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan ketika Kamu diet karena proses ini berkaitan dengan pembakaran kalori. Metabolisme merupakan serangkaian proses yang terjadi di dalam tubuh suatu organisme (dalam hal ini adalah tubuh manusia) yang melibatkan reaksi-reaksi kimiawi untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan bagi organisme untuk hidup dan bergerak. Dengan kata lain, tingkat metabolisme seseorang berpengaruh terhadap produksi energi dan juga pembakaran kalorinya.

Metabolisme cepat membakar lebih banyak kalori

Setiap orang punya tingkat metabolisme yang berbeda-beda dan kadang berada di luar kontrol manusia seperti misalnya faktor keturunan. Mungkin Kamu punya teman yang punya badan kurus atau langsing tapi makannya banyak, atau punya teman yang badannya agak besar tapi ternyata makannya hanya sedikit. Hal tersebut dipengaruhi oleh tingkat metabolisme yang dimilikinya. Makin tinggi metabolisme yang ia miliki, makin banyak kalori yang ia bakar dan menjadi energi. Orang dengan tingkat metabolisme yang tinggi juga biasanya membutuhkan kalori lebih banyak makanya tipe orang ini meski badannya lebih kecil tapi makannya terlihat banyak.

Kalori yang tidak terbakar jadi lemak

Pada tubuh orang dengan metabolisme yang lambat, pembakaran kalori pun jadi lebih lambat. Jika tidak disertai dengan aktivitas fisik yang tinggi, maka tubuh tidak memerlukan energi lebih untuk bergerak, proses metabolisme pun tidak akan terburu-buru dalam memproduksi energi. Hasilnya, kalori yang tidak terbakar akan disimpan dalam bentuk lemak sebagai cadangan energi kalau sewaktu-waktu dibutuhkan nanti. Kalau Kamu tidak banyak bergerak, maka cadangan energi ini akan mengendap jadi lemak dan akhirnya membuat berat badanmu jadi bertambah.

Bisakah merubah tingkat metabolisme?

Para ahli sebenarnya masih banyak yang berbeda pendapat mengenai hal apakah tingkat metabolisme di dalam tubuh seseorang bisa diubah dengan perlakuan-perlakuan tertentu, karena tingkat metabolisme memiliki hubungan erat dengan faktor keturunan. Meski begitu, yang bisa Kamu lakukan jika Kamu termasuk golongan metabolisme lambat adalah menyeimbangkan antara asupan kalori dari makanan dengan intensitas aktivitas yang Kamu lakukan setiap hari. Dengan begitu, berat badan pun jadi terkontrol karena kalori yang masuk tidak lebih besar daripada kalori yang dibakar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *