LOADING

Type to search

Mengonsumsi Cokelat, Bikin Gendut atau Bikin Kurus?

Mengonsumsi Cokelat, Bikin Gendut atau Bikin Kurus?

Share

Siapa yang tak kenal cokelat? Masyarakat Aztek kuno bahkan menyebutnya sebagai makanan para dewa. Dan masyarakat Eropa pada zaman dahulu pun memanfaatkan cokelat sebagai obat. Sementara itu, di masa modern ini, cokelat menjadi pilihan camilan yang sering dinikmati di momen-momen istimewa seperti pesta, atau menjadi hadiah untuk seseorang yang spesial. Rasa-rasanya, cokelat memang cocok dikonsumsi di berbagai suasana, bahkan membuat hati merasa tenang saat sedang sedih atau banyak tekanan.

Lantas, bagaimana cokelat untuk diet, apakah mungkin? Barangkali banyak yang langsung menyanggah bahwa cokelat justru menyebabkan tubuh jadi gemuk. Tapi, apakah benar demikian?

Manfaat Cokelat

Apa saja keuntungan dari mengonsumsi cokelat? Ada banyak! Berbagai penelitian telah menemukan bahwa cokelat hitam alias dark chocolate dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan melancarkan aliran darah. Selain itu, dark chocolate pun mengandung berbagai mineral seperti zat besi, potasium, selenium, dan zinc.

Cokelat pun memang dapat membantu membuat suasana hati jadi lebih baik karena kandungan phenylethylamine yang membantu melepaskan endorfin. Di satu sisi, cokelat juga memiliki kandungan flavonoid seperti quercetin. Zat tersebut merupakan antioksidan ampuh untuk membantu mentingkirkan radikal bebas yang disebabkan bahkan oleh aktivitas tubuh sehari-hari, seperti bernapas, makan, dan minum.

Berbagai manfaat yang ditawarkan cokelat sayangnya tidak bisa Anda nikmati jika Anda lebih memilih mengonsumsi cokelat susu. Sebab, berbagai manfaat tersebut justru lebih banyak ditemukan di dalam dark chocolate atau bubuk kakao alami, yang punya kandungan flavonoid tertinggi. Sementara itu, cokelat susu justru didominasi oleh gula dan lemak, yang jelas justru mendorong bertambahnya berat badan seseorang.

Apakah Ada Solusinya?

Tentu saja Anda masih tetap bisa mengonsumsi cokelat walaupun sedang berdiet. Tapi, sebaiknya konsumsi dark chocolate untuk memenuhi kebutuhan kalori sehari-hari Anda. Anda pun bisa mengonsumsi lebih banyak potongan dark chocolate jika Anda banyak melakukan aktivitas fisik setiap hari, seperti beolahraga. Dan kalau Anda khawatir Anda justru kebanyakan mengonsumsi cokelat, coba pilih cokelat yang sudah dikemas dalam potongan kecil-kecil.

Alternatif untuk Cokelat

Cokelat yang paling sehat sekalipun tetap saja mengandung kalori, apalagi jika Anda memilih cokelat susu yang kandungan gulanya lebih tinggi.Tapi, Anda bisa bermain-main dengan cokelat untuk membuat camilan atau minuman favorit Anda yang lezat dan sehat.

Jenis cokelat yang sangat direkomendasikan adalah kakao mentah, yang dapat Anda olah jadi mousse lezat dengan campuran alpukat, susu kacang almond tanpa gula, pisang, dan bubuk kakao. Atau, buat secangkir cokelat panas dengan menggunakan kakao berkualitas tinggi , yang kandungan gulanya lebih rendah daripada cokelat panas kemasan.

Karena cokelat maupun kakao masih mengandung kalori, maka Anda bisa mendapatkan manfaat cokelat untuk diet jika Anda tidak mengonsumsinya dalam jumlah berlebih dan memilih varian yang rendah gula, seperti dark chocolate dan bubuk kakao.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *