Top Articles

[vc_row][vc_column][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Makanan bisa membuat hubungan seseorang rusak seketika. Tidak seekstrim itu sih, tapi Kamu pasti pernah merasakan kesalnya berebut makanan dengan orang lain dan berujung pada kehilangan makanan incaran atau makanan yang sudah disimpan karena diambil orang lain. Salah satu jenis makanan yang paling banyak menimbulkan “konflik” adalah kulit ayam. Ya, bagian terluar dari ayam ini memang punya rasa yang gurih, teksturnya lembut, dan ada kebahagiaan kecil di sana. Tapi hati-hati buat Kamu yang suka dengan kulit ayam apalagi yang digoreng, ada bahaya yang mengintai kesehatanmu kalau tidak hati-hati dalam mengonsumsinya.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]

Kalori lebih banyak

[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Ayam goreng dengan kulit jika dibandingkan dengan ayam goreng tanpa kulit memiliki perbedaan 55 kalori di mana kalori tersebut terdapat pada kulitnya. Bahaya kulit ayam yang pertama adalah membuatmu mengonsumsi kalori lebih banyak yang bisa merusak pola diet apabila tidak diimbangi dengan kegiatan fisik atau olahraga yang membakar kalori sesuai dengan yang dikonsumsi. Makanya untuk Kamu yang sedang diet dan menurunkan berat badan lebih baik relakan kulit ayam untuk orang lain atau setidaknya jangan dikonsumsi setiap hari agar konsumsi kalori masih tetap terkontrol.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]

Kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi

[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Terdapat beberapa macam jenis lemak yang ada pada makanan. Lemak tak jenuh adalah jenis lemak yang baik untuk dikonsumsi oleh tubuh bahkan bagus untuk jantung, sedangkan lemak jenuh adalah jenis lemak yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dan mengganggu kesehatan jantung. Pada kulit ayam, dilaporkan bahwa 55% lemaknya merupakan lemak tak jenuh, jenis lemak yang bagus. Tapi jangan melupakan fakta bahwa hampir setengahnya merupakan lemak jenuh yang tidak bagus untuk kesehatan. Ditambah dengan cara memasak yang digoreng menggunakan minyak kelapa sawit yang sudah digunakan berulang-ulang membuat kandungan lemak jenuh pada kulit ayam jadi makin tinggi.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]

Kulit ayam paling banyak menyerap minyak

[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Memasak ayam dengan menyertakan kulit ayamnya bisa jadi ide yang bagus untuk makanan diet yang sehat, asalkan setelah matang Kamu singkirkan kulit ayamnya. Pasalnya bahaya kulit ayam adalah ia menyerap minyak paling banyak dan berfungsi sebagai pelindung dari daging di dalamnya. Meski kelebihan minyaknya sudah Kamu singkirkan dengan menggunakan tisu, tapi kulit ayam sudah terlanjur menyerap lemak jenuh yang ada di minyak goreng. Jika Kamu tetap ingin menikmati kulit ayam, setidaknya kurangi mengolahnya dengan cara menggoreng dengan minyak kelapa. Kamu bisa menggantinya dengan cara memanggang, dibakar, atau direbus sehingga kandungan lemak jenuhnya tidak begitu banyak.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]

Tepung terigu yang juga tidak baik bagi kesehatan

[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][rs_space lg_device=”10″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][vc_column_text dp_text_size=”size-4″]Bahaya kulit ayam selanjutnya berhubungan dengan tepung terigu putih yang digunakan untuk menggoreng. Tepung terigu adalah bahan memasak yang rendah nutrisi dan memiliki jumlah kalori yang tinggi. Selain itu terlalu sering mengonsumsi tepung terigu juga bisa meningkatkan resiko penyakit lemak hati, meningkatkan kadar kolesterol, hingga menyebabkan obesitas. Secara umum, mengonsumsi kulit ayam masih sah-sah saja asalkan jangan terlalu sering, dan sebisa mungkin jangan digoreng.[/vc_column_text][rs_space lg_device=”20″ md_device=”” sm_device=”” xs_device=””][/vc_column][/vc_row]

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *